Memahami dasar Controller pada laravel

Pada bahasan sebelumnya , saya sudah memberikan bahasan mengenai basic routing , view , dan controller. Masih saling berhubungan dengan bahasan sebelumnya, namun bedanya pada bahasan kali ini saya lebih memfokuskan kepada materi mengenai view controller yang terdapat pada laravel.
Pola Model View Controller adalah pola yang paling sering digunakan untuk membangun aplikasi web di dunia saat ini. Secara teori, pola MVC yang baik harus memperbolehkan front-end developer dan back-end developer untuk bekerja sama dalam suatu sistem yang sama tanpa saling mengganggu, bisa berbagi, atau mengedit file yang sama. Saat ini ada lebih dari selusin framework PHP  berdasarkan pola MVC.

Apa itu Controller ?
Controller mempunyai tugas untuk melakukan pengambilan permintaan, memparsing permintaan, menginisialisasi, memanggil model dan kemudian mengambil responnya, dan mengirimkannya ke View. File controller dapat ditemukan pada directori C:\xampp\htdocs\laravel\app\Http\Controllers.
Kita langsung saja pada contoh script controller supaya lebih jelas. Sebelumnya jangan lupa start apache pada xampp, kemudian buka sublime text ataupun notepad lalu buat file baru dengan nama ProfileController.php dan simpan pada folder controller, kemudian tuliskan script seperti dibawah ini
1_1
namespace dan use menyatakan direktori dari file ProfileController.php ini berada. Setelah itu terdapat function baru bernama index() yang nantinya akan kita gunakan untuk memanggil return yang berisikan ‘Hello, Its me!’. Selanjutnya, kita tetap harus memanggil dengan route di dalam web.php. Kemudian buka web.php dan tuliskan seperti ini
1_2.PNG
Karena kita akan menampilkan return yang terdapat pada ProfileController.php yang telah kita buat sebelumnya, maka kita akan panggil function index. Function tersebut merupakan pengganti get di basic route, keunggulannya adalah dapat memanggil method lain jadi memudahkan kita saat coding.
Setelah di save, maka kita coba panggil dengan localhost/kel1/public/ tampilannya akan seperti pada gambar dibawah ini.
1_3
Pada contoh selanjutnya kita akan menambahkan file.blade.php yang akan terhubung dengan ProfileController.php.
Contoh pertama kita akan membuat data yang berisikan biodata atau data profile. Masih di dalam file ProfileController.php kita tambahkan script seperti dibawah ini
2_1
Function baru yang dibuat yaitu namaSendiri. Lalu dari gambar di atas terdapat 3 buah parameter, yaitu $nama, $tempat_lahir, dan $posisi. Pada bagian return atau untuk mengembalikan nilai, terdapat function profile yang artinya akan terhubung pada tampilan yang terdapat pada file profile.blade.php dan compact yang artinya data tersebut akan dibentuk seperti array.
Selanjutnya untuk menampilkan data diatas, kita memerlukan file baru yang berekstensikan blade.php, maka kita akan buat profile.blade.php
2_2.PNG
Pada file blade.php tersebut terdapat </table> dimana akan menampilkan hasil berbentuk tabel dengan parameter sama seperti sebelumnya yaitu $nama, $tempat_lahir dan $posisi. Kemudian kita akan memanggil file tersebut. Masih dalam web.php tambahkan route untuk memanggil file diatas yaitu
2_3.PNG

Setelah itu kita panggil dengan localhost/kel1/public/namaSendiri 
2_4.PNG
Nah maka akan muncul tampilan seperti gambar diatas.
Selanjutnya kita akan membuat data barang dengan harganya dimana cara pengerjaannya sama seperti contoh pertama yang data profile namun hanya beda parameter saja, tambahkan script seperti gambar dibawah ini pada file ProfileController.php
3_1.PNG
sama seperti sebelumnya kita membuat file baru dengan format blade.php yaitu listbarang.blade.php
3_33_2.PNG
Kemudian tambahkan pula route baru pada file web.php.
3_3
Setelah itu kita akan memanggil dengan localhost/kel1/public/list-barang
3_4.PNG
Pada contoh terakhir yaitu controller dengan menambahkan fungsi array didalamnya seperti dibawah ini
Tambahkan pada ProfileController.php seperti dibawah ini
coba.PNG
dimana kita membuat function baru dengan hargabarang() yang didalamnya terdapat parameter $Barang dengan array yang berisikan nama dan harga barang. Kemudian buat file baru dengan nama profilebarang.blade.php
coba2
Untuk memanggilnya sama seperti sebelumnya kita menambahkan route pada file web.php seperti dibawah ini
coba3
Selanjutnya panggil dengan menuliskan localhost/kel1/public/hargabarang pada browser.
Dan mungkin cukup sekian untuk tutorial kali ini, sampai jumpa pada tutorial berikutnya. Jangan lupa untuk share artikel ini kepada teman yang lainya dan semoga bermanfaat.

0 comments:

Post a Comment